Jumat, 02 Agustus 2013

Nazaruddin Janji Ungkap Kasus yang Lebih Besar

Nazaruddin Janji Ungkap Kasus yang Lebih Besar
M. Nazaruddin.
Terpidana kasus suap Wisma Atlet Jakabaring, Muhammad Nazaruddin, berjanji akan membongkar kasus-kasus lain yang lebih besar dan melibatkan tokoh besar. Eks politikus Demokrat itu menyebutkan nilai korupsi kasus tersebut mencapai triliunan rupiah.

"Pertama saya minta maaf atas nama diri saya kepada rakyat Indonesia apa yang terjadi pada diri saya dan apa yang terjadi pada istri saya," kata Nazar mengawali pernyataannya di lobi gedung KPK kepada awak media, Rabu, 31 Juli 2013.

"Saya berjanji pada rakyat Indonesia akan saya buka semua kasus-kasus yang saya tahu, tentang proyek-proyek besar yang saya tahu, semua akan saya buka. Yang mana selama ini pejabat-pejabat yang mengaku bersih, padahal koruptor besar, akan saya buka semua," katanya lagi. Pejabat itu, kata Nazar, masih aktif hingga hari ini.

Nazaruddin juga menyebutkan nilai proyek besar itu mencapai triliunan rupiah. "Nanti detail paketnya apa saja yang triliunan-triliunan akan saya sampaikan setelah saya diperiksa. Secara detail, proyek mana saja yang triliunan, yang mana yang terlibat, akan saya buka secara jelas," katanya.

Nazaruddin bahkan sudah melapor kepada pengacaranya. "Sudah saya bicarakan dengan lawyer saya. Semua fakta dan bukti sudah saya kasih," katanya.

Selanjutnya, Nazar menyatakan akan mendukung KPK mengungkap kasus tersebut. "Data akan saya serahkan. Nanti (juga) akan saya informasikan kepada media," katanya.

Nazaruddin adalah terpidana kasus Wisma Atlet yang divonis hukuman penjara 4 tahun dan 10 bulan penjara serta denda Rp 200 juta. Mantan Bendahara Partai Demokrat itu dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi.

Jenderal Djoko Bantah Setor Rp 4 M ke Nazaruddin

Jenderal Djoko Bantah Setor Rp 4 M ke Nazaruddin
Irjen Pol. Djoko Susilo
Inspektur Jenderal Djoko Susilo membantah pernah menyuruh bawahannya untuk menyetor sejumlah duit kepada M. Nazaruddin, bekas Bendahara Umum Partai Demokrat. "Tidak pernah," katanya menjawab pertanyaan jaksa, saat menjalani pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, kemarin.

Sebelumnya, Ketua Panitia Proyek Simulator Kemudi, AKBP Teddy Rusmawan, mengaku pernah diperintahkan Djoko untuk memberikan empat kardus berisi uang Rp 4 miliar kepada anggota Badan Anggaran DPR di Plaza Senayan, Jakarta. Menurut Teddy, uang itu dikoordinir oleh M. Nazaruddin.
Perihal uang itu juga pernah dikatakan Wasis Tri Pambudi, yang saat itu masih menjadi ajudan Djoko. Kepada penyidik KPK, dia mengatakan pernah membawa kardus bersama Teddy Rusmawan ke Plaza Senayan. Namun, di depan majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Wasis mengaku bahwa keterangannya itu hanya karangan belaka.
 

Indonesia Tak Perlu @TrioMacan2000

Indonesia Tak Perlu @TrioMacan2000
Akun twitter @TrioMacan2000. twitter/screenshot
Pakar komunikasi dari Universitas Indonesia, Ade Armando mengatakan masyarakat Indonesia tidak memerlukan akun sosial @triomacan 2000. Menurut dia, masyarakat Indonesia membutuhkan media yang benar-benar memberitakan tanpa ada kebohongan.

"Karena triomacan2000 itu black campaign tidak ada verifikasi," ucap Ade ketika ditemui seusai diskusi "Kiprah Media Massa", Rabu, 12 Juni 2013. Apalagi, kata dia, akun tersebut tidak jelas siapa yang membuat atau menyebarkan informasi. Jika berani, triomacan2000 seharusnya membuka identitasnya.

Ade menuturkan, kebutuhan masyarakat atas informasi harusnya dipenuhi oleh media massa. Media boleh memberitakan baik atau buruknya suatu tokoh asal berimbang dan tidak menipu. Menurut Ade, berita buruk suatu tokoh berbeda dengan kampanye hitam seperti yang dilakukan oleh akun twitter @triomacan2000.

Menurut Pimpinan Redaksi KBR 68 H, Heru Hendratmoko, mewujudkan media massa yang baik seperti yang dituturkan Ade, tidak mudah. Media massa sedang menghadapi tantangan profesionalisme dengan pemilik modal. Proyeksi belanja iklan tahun ini, dia prediksi mencapai 124 triliun . Jika dilihat dari iklan, kata Heru, sangatlah menguntungkan media massa.

"Bohong, jika dalam pemilu media tidak menginginkan keuntungan," ucap Heru. Untuk memberikan informasi yang baik kepada masyarakat, Heru mengatakan, media perlu membebaskan program berita dari campur tangan pihak lain.

Mahfud MD: Visi Calon Pemimpin Kebanyakan Bohong

Mahfud MD: Visi Calon Pemimpin Kebanyakan Bohong
Mahfud MD (IST/KabarCepat.com)
Jakarta - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menilai visi yang sering dikampanyekkan para calon pemimpin saat kampanye hanya sekedar omong kosong.
Untuk itu, Mahfud meminta masyarakat untuk lebih teliti dan tidak percaya begitu saja dengan visi yang selalu diungkapkan para calon.

"Makanya, janganlah percaya dengan visi-visi yang diucapkan oleh para calon, karena itu bohong," tandas Mahfud dalam Diskusi Nasional Kosgoro (GDN) di Jalan Teuku Cikditiro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (31/7/2013) kemarin.

Menurut Mahfud saat ini banyaknya pemimpin 'obral visi' yang terpilih. Namun tidak banyak kemajuan yang dilakukan pemimpin itu. "Sosok yang hanya manis di janji atau di permukaan saja, tidak banyak yang dilakukan atau malah memperparah keadaan atau memperkaya diri," ungkapnya.

Mahfud menambahkan, saat ini Indonesia butuh pemimpin yang memiliki track record (rekam jejak) yang baik."Dilihat apa dia pernah tersandung kasus korupsi nggak, kinerjanya bagus nggak sebelum mencalonkan?" jelasnya.

Dengan memiliki track record yang baik, tentu akan melakukan tindakan yang baik dan kerja yang nyata. "Sekarang apa ada yang tahu visi Jokowi, tidak ada kan? tapi gmn kerjanya? karena visi itu tidak penting. Visi negara itu sudah ada," tuturnya. (RST/RST)

@Triomacan 2000 Diduga Layani Pesanan Politik Demi Uang

Rizavan Shufi Thoriqi
@Triomacan 2000 Diduga Layani Pesanan Politik Demi Uang
Akun Twitter Triomacan2000 (IST)
Jakarta - Setelah memunculkan isu mengenai perselingkuhan Istri Menko Syarif Hasan, Inggrid Kansil, Polisi terus menelusuri siapa pihak yang berada di balik akun twitter anonim @Triomacan2000.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Rikwanto, menjelaskan banyak motif terselubung yang memang sengaja dilakukan si pemilik akun ini, salah satunya terkait ekonomi. Diduga Si pemilik membantu seseorang untuk mencemarkan nama baik pihak tertentu untuk mendapatkan keuntungan.

"Asumsi begitu memang ada, motif ekonomi dan pesanan beberapa orang itu memang ada. Tapi kita masih selidiki," kata Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jumat (17/05/2013).

Selain itu, menurut Rikwanto, akun atas nama Ade Ayu S tersebut ingin eksistensinya diakui oleh masyarakat.

"Motifnya yang paling ringan ingin diperhatikan, ingin mendapat pengakuan jati diri mereka kemudian ingin meneruskan sebuah berita," jelasnya.

Akibat berbagai motif itulah, akun ini selalu memposting kabar yang belum terkonfirmasi kebenarannya.

"Sampai dengan sensasi dan juga menyudutkan seseorang melalui informasi yang disampaikan walaupun itu tidak benar," papar Rikwanto.

Sebagai informasi, postingan akun Twitter atas nama @Triomacan 2000 sering membuat berita heboh. Sebelum Menkop Syarief Hasan, akun itu juga pernah dilaporkan Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan, Marwan Effendy, Kepala BNP2TKI M Jumhur Hidayat, dan Staf Khusus Menteri Koordinator Perekonomian, Abdul Rasyid, atas pencemaran nama baik. Dan sampai saat ini, Rikwanto mengklaim sudah memanggil beberapa saksi di antaranya Raden Nuh, yang disebut-sebut sebagai salah satu admin.

"Setelah Raden Nuh diperiksa, diketahui bahwa akun tersebut memiliki admin lebih dari satu. Mereka tidak mengetahui bahwa orang-orang tersebut yang mengisi akun Twitter. Tapi penyidik sedang mencari siapa-siapa saja yang kerap menulis di akun tersebut," jelas Rikwanto. (RST/RST)

Kejatuhan Soeharto Usaha Amerika Mempertahankan Modal di Indonesia?

 , ,  No comments

Konsep Suharto dalam “tinggal landas” adalah menguasai seluruh aset negara, dibawah kendali Indonesia, Amerika Serikat nggak suka. Lalu Negara Amerika Serikat melemparkan ide Demokrasi Liberal untuk disusupi ke Indonesia, sebuah ide politik yang berlawanan dengan dasar sila ke 4 Pancasila : Musyawarah Mufakat,Demokrasi Liberal menafikan “Musyawarah Mufakat” menjadi “Suara Per Suara”.

Padahal sebelumnya di tahun 1966-1967 Amerika Serikat membantu Suharto membentuk Pemerintahan Junta Militer dibawah kendali Angkatan Darat, saat itu AS merasa dengan pembentukan Angkatan Darat sebagai penguasa militer maka di Indonesia akan terjadi kekacauan dengan perang saudara dan AS bisa masuk seperti masa mereka masuk ke Saigon lalu mengobarkan perang saudara, ternyata Suharto terlalu kuat.  Suharto bisa mengendalikan semua lini kekuasaan dan menjadikan Indonesia sebagai negara yang bersatu, walaupun dituduh persatuan Suharto sebagai “Persatuan dibawah todongan bayonet”. Namun terbukti Suharto kuat mengendalikan NKRI bahkan berhasil menambah satu wilayah lagi yang saat itu tidak bertuan “Timor Timur”.

Di masa  pemerintahan Suharto, BUMN-BUMN kita akan menjadi BUMN paling kuat di Asia bahkan dunia. Indosat diprediksi akan menjadi perusahaan telekomunikasi terkuat di Asia, Pabrik Pesawat Nurtanio akan memasok kebutuhan ribuan pesawat di dunia, Pabrik Baja Krakatau Steel akan dibuat Pak Harto jadi Pabrik Baja terbesar di dunia bahkan di masa itu RRC dan Jerman Barat sudah melakukan pendekatan untuk mengonsumsi baja Krakatau Steel. Banyak lagi BUMN kita kuat. Indonesia benar-benar jadi Macan Asia.

Dan Pak Harto sudah mulai jengah dengan dikte Amerika Serikat, pada tahun 1988 Pak Harto sudah perintahkan BJ Habibie mencari negara alternatif atas permodalan, waktu itu Jerman Barat sudah oke, tapi kesandung oleh runtuhnya Uni Sovjet, dan percaya atau tidak Pak Harto sudah mulai melakukan hubungan dengan Uni Sovjet melalui berbagai misi yang ia lakukan, Pak Harto berpandangan dua negara Kominis yang dulu ia musuhi seperti Cina dan Sovjet Uni harus dirangkul untuk jadi saingan AS, pada akhirnya hal ini sudah diketahui CIA dan mereka tidak suka. BJ Habibie dianggap bagian dari politik nasionalisasi ala Suharto, lalu BJ Habibie dikurung oleh kelompok militer. Habibie bermain cantik ia dekatin beberapa pemimpin politik yang dulu ditendang oleh Pak Harto, seperti Jenderal Purn. AH Nasution bahkan Habibie meminta Pak Harto bebasin Subandrio. Habibie juga gunakan kekuatan Islam untuk melakukan politik nasionalisasi aset jangka panjang.

Perusahaan-perusahaan besar di jaman Pak Harto menjadi incaran asing, dan intel asing paham, mereka sudah menanamkan investasi bahwa Suharto memiliki kejahatan kemanusiaan pada tragedi Gestapu 1965 dan penggulingan Sukarno di masa lalu, dari sinilah kemudian berkembang untuk menguasai Indonesia hancurkan Suharto lalu kuasai seluruh aset-aset nasional serta swasta nasional lewat menggugat dosa Suharto dimasa lalu, padahal Amerika Serikat dan dunia barat pada umumnya juga bertanggung jawab pada tragedi kemanusiaan 1965, bahkan Pramoedya Ananta Toer ditengarai gagal mendapatkan hadiah Nobel karena dekat dengan pihak lawan dunia barat. Kemudian datanglah gelombang krisis moneter, IMF ambil peranan dan menawarkan bantuan, berkali-kali Pak Harto menolak, dia sampai puasa 7 hari untuk melihat masa depan bangsanya, berkali-kali pula Mahathir Mohammad menelpon Pak Harto untuk menolak tawaran IMF.

Tapi para pendendam Suharto sudah tidak sabar, ditambah para petualang-petualang politik serta para pengkhianat. Pak Harto bertahan untuk menolak IMF, akhirnya gelombang kerusuhan sosial tidak bisa bertahan, dan Suharto ditinggalkan para pengikut inti-nya, ia dikhianati.

Kini sebuah jaman berubah total, apa yang dinamakan demokrasi bukanlah demokrasi sesungguhnya, hanya kegaduhan suara disana sini, hanya orang rebutan kursi dan makelar proyek, demokrasi adalah nama lain untuk cari duit, bukan untuk politik partisipatif. Setiap hari TV-TV kita menyajikan perdebatan sosial dan politik yang tidak mendidik, sebuah jaman telah lewat, jaman Orde Baru yang dikutuki di masa lalu, justru dikenang banyak orang sebagai jaman normal. Kini Partai Politik hanyalah tempat cari proyek bukan tempat idealisme dan perjuangan.

Di satu sore menjelang kejatuhannya, Suharto duduk diam di teras rumahnya ditemani Menteri Sekretaris Kabinet Saadillah Mursyid “Tinggal kita sendiri ya?” Saadillah dengan wajah murung berkata “Ya, semuanya telah pergi” Pak Harto telah ditinggalkan banyak orang yang dibesarkan dan kemudian mengkhianatinya. Lalu jam 22.30 malam Pak Harto memanggil Saadillah lagi dan berkata “Segala usaha untuk menyelamatkan bangsa dan negara telah kita lakukan. Tetapi Tuhan rupanya berkehendak lain. Bentrokan antara mahasiswa dan ABRI tidak boleh sampai terjadi. Saya tidak mau terjadi pertumpahan darah. Oleh karena itu saya memutuskan untuk berhenti sebagai Presiden, menurut Pasal 8 Undang-Undang Dasar 1945 “
Lalu Pak Harto meninggalkan Saadillah dan besoknya ia mengundurkan diri sebagai Presiden RI.

Kemunduran Pak Harto kemudian disambut pesta pora penguasaan modal oleh perusahaan asing. Kontrak-kontrak migas diperpanjang tidak ada lagi usaha nasionalisasi yang segera akan dilakukan Suharto, awalnya Suharto ingin menghentikan kontrak migas asing dan menyerahkan sepenuhnya pada perusahaan swasta nasional, namun pihak asing menghembuskan berita bahwa Suharto ingin menguasai Indonesia lewat kroninya. Bila Sukarno menyerahkan kedaulatan aset nasional pada Serikat Kerja, maka Suharto pada kroninya. Sementara Suharto keukeuh nasionalisasi harus jalan terus asal pemiliknya bangsa Indonesia.

Terbukti di masa Superliberal ini, hampir seluruh Bank-Bank Indonesia dikuasai modal asing, 95% lapangan migas dikuasai asing sementara di negara-negara lain 100% sudah milik nasional, sumber-sumber air kita dikuasai asing.

Menjadi pertanyaan besar disini, apakah penjatuhan Suharto adalah bagian dari usaha Amerika Serikat dan Para Kompradornya mempertahankan kuasa modal di Indonesia?
Hari ini, 15 tahun lalu Pak Harto jatuh…………
“Saya Tahu Persis Siapa Admin @Triomacan2000”
Wawancara Staf Khusus Menteri Dalam Negeri, Dr Umar Syadat Hasibuan.
 Dr Umar Syadat Hasibuan

VIVAnews - Kemunculan berbagai akun anonim yang berkicau tentang sejumlah kasus, kini menjadi fenomena tersendiri bagi pengguna jejaring sosial Twitter di Indonesia. Seringkali sebuah akun anonim menyebut sejumlah nama terlibat sejumlah kasus, dari korupsi hingga isu yang bersifat pribadi seperti perselingkuhan.

Akun anonim itu tentu saja mulai dianggap meresahkan. Sebab, begitu banyak tuduhan yang dilontarkan tanpa bukti dan data yang valid. Sehingga banyak yang merasa jadi korban fitnah dan pencemaran nama baik.
Salah satu akun anonim yang populer adalah @TrioMacan2000. Dengan modal getol menyebar berbagai tudingan frontal, akun dengan nama (palsu) "Ade Ayu Sasmita" ini berhasil menjaring ribuan followers.

Korban fitnah akun @TrioMacan2000 pun berusaha mengungkap akun anonim itu, salah satunya dilakukan oleh Umar Syadat Hasibuan. Staf Khusus Menteri Dalam Negeri ini kemudian mencurigai beberapa nama.
Seperti apa upaya dia mengungkap akun anonim tersebut? Dia pun menceritakannya kepada VIVAnews. Berikut petikan wawancaranya:

Anda mengaku menjadi korban fitnah @TrioMacan2000. Sebagai korban, kira-kira apa motif di balik akun anonim itu?
Akun @TrioMacan2000 ini mengincar orang dan ada juga pesanan dari orang lain. Yang pasti mengincar orang untuk memenuhi kebutuhan hidup dia, karena adminnya banyak. Ujung-ujungnya, pasti nanti ada orang yang mendatangi dia (untuk transaksi). Modelnya seperti ini sudah kebaca motifnya.

Salah satu admin @triomacan 2000 adalah Raden Nuh.
Pertanyaannya sekarang Raden Nuh bukan orang kaya, bukan pengusaha. Siapa yang memberi fasilitas rombongan mereka yang nge- tweet pakai iPad?
Waktu itu pengakuan dari Raden Nuh [fasilitas itu] dari Nugroho Jayusman (Mantan Kapolda Metro Jaya). Terus aku cari tahu, coba cek tentang Nugroho Jayusman apakah benar membiayai Raden Nuh. Waktu itu Raden Nuh mengaku sebagai anak angkat dari Nugroho Jayusman.

Akun anonim ini bisa dikenai sanksi hukum?
Akun anonim seperti itu, yang membuat resah masyarakat dengan menjelek-jelekan seseorang tanpa data, seharusnya ditangkap polisi. Ada UU ITE (Undang-undang Informasi, Teknologi dan Elektronik), pasal pencemaran nama baik, jerat saja pakai UU itu. Kalau polisi mengundang saya untuk jadi saksi dan dikonfrontir dengan pelaku, aku akan buka rekamannya. Sudah jelas Raden Nuh mengakui bahwa dia tidak sendiri sebagai admin @TrioMacan2000. Saya sudah tidak main Twitter lagi karena sudah muak. Akun anonim ini seenaknya saja membicarakan orang dan memfitnah secara pribadi. Kalau memfitnah dan menjelek-jelekkan lembaga politik tidak masalah, tapi kalau sudah ke pribadi ini yang saya tidak suka. Terserah mereka kalau mau berpolitik, tapi tunjukkan jati diri, jangan berlindung di balik akun anonim.

Atau kalau mau menjadi akun anonim sekalian jangan menunjukkan jati diri, seperti akun @bennyisrael. Tapi Raden Nuh mengakui bahwa dia admin akun @TrioMacan2000. Itu namanya akun anonim kampungan.
Kalau bisa polisi tangkap pemilik akun anonim-anonim yang ada, biar nanti akun anonim tidak menjadi tren. Takutnya nanti memiliki dampak negatif dan menyuburkan akun anonim, apalagi sebentar lagi 2014. Akun anonim ini seenaknya saja membangun opini negatif tentang seseorang, seperti korupsi, suap, padahal tidak benar. Jadi jelek nama orang yang diserang itu. Untuk membalikkan suatu imej menjadi baik itu sangat susah.

Bagaimana ceritanya hingga Anda yakin kalau Raden Nuh sebagai admin @TrioMacan2000?
Sebenarnya pertama kali dia menyerang saya pakai akun @Indah99 sebelum menjadi @TrioMacan2000. Pertama kali dia bilang kalau saya terima suap Rp 500 juta dari Lukman Eddy di Hotel Gran Melia. Kalau memang minta suap, ya langsung saya minta di kantornya. Ngapain saya harus ke hotel, karena waktu itu saya menjadi staf khususnya Lukman Eddy sebagai Menteri Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal. Awalnya tidak ada apa-apa, lalu akun itu iseng men-tweet soal kasus yang dulu lagi, yang menuduh saya menerima suap Rp 500 juta itu, tapi saya tidak marah, saya diamkan saja.
Setelah itu dia malah membawa-bawa nama bapak saya. Pesantren yang bapak saya bangun pada tahun 1990 adalah dari hasil jerih payahnya sendiri. Tapi tiba-tiba akun itu bilang pembangunan dari uang suap. Baru setelah itu saya tidak terima. Saya cari keberadaan @TrioMacan2000. Ketemulah Raden Nuh, saya datangi, hingga terjadi perkelahian.


Raden Nuh

Mengapa Anda begitu yakin itu Raden Nuh?
Sebenarnya waktu saya mendatangi Raden Nuh tidak direncanakan. Tapi sebelumnya saya men-tweet bahwa akan mencari siapa orang di balik akun @TrioMacan2000. Saat itu saya bertemu dengan teman saya Ongen, lalu saya cerita kepada Ongen kalau saya sudah tahu siapa di balik akun @TrioMacan2000. Lalu saya mengajak Ongen untuk mendatangi Raden Nuh setelah saya mendapat informasi kalau Raden Nuh berada di Rumah Sakit Thamrin Internasional menemani ibunya yang sakit. Saat sampai di rumah sakit, teman saya Ongen langsung pergi ke toilet, sementara saya langsung ke tempat makan. Tidak disangka saat saya masuk ke rumah makan Steak and Ribs yang ada di depan rumah sakit, ternyata Raden Nuh ada di situ. Langsung dia menyapa saya, "Mau apa kau? Mau cari @TrioMacan2000? Ya saya @TrioMacan2000, kami semua @TrioMacan2000," kata dia.

Saat itu mereka bertiga, ada Benny Kusbandoro, Kusharjono, dan Raden Nuh. Lalu saya bilang, kenapa kau memfitnah bapak aku?
Lalu dia bilang: "Kau mau foto kami?"

Setelah itu saya foto, tapi hasilnya kena dinding. Lalu mereka bertiga berdiri dan mendatangi saya. Waktu Raden Nuh menarik kerah saya dan mau memukul, datanglah adik saya untuk membela. Kemudian mereka memukuli adik saya. Tidak lama kemudian, datang teman saya, Ongen. Saat Ongen melihat adik saya mukanya sudah habis dipukuli, lalu dia telepon teman-temannya. Datanglah teman-temannya sebanyak 20 orang. Mereka bertiga pun takut, dan akhirnya dia menceritakan siapa saja orang-orang di balik akun @TrioMacan2000.

Anda sudah kenal Raden Nuh?
Sebelumnya saya sudah tahu siapa Raden Nuh, jadi pas di rumah makan dia langsung menanyakan mau mencari @TrioMacan2000. Padahal dulu dia teman saya, tapi masalahnya kenapa jadi "teman makan teman". Kalau memang aku yang salah ya aku minta maaf, tapi ini kan aku tidak salah terus difitnah pula.

Apa yang Anda lakukan setelah ada kasus pemukulan?
Ya saya langsung melaporkan ke pihak kepolisian dan langsung divisum, lalu beberapa hari berikutnya saya dipanggil pihak kepolisian dan dikonfrontasi. Di situ sudah jelas semuanya. Waktu dikonfrontasi ada ada bukti rekaman video pemukulan. Tapi tanggal saya lupa. Baju robek, hasil visum, luka cakar, dan pemukulan itu sudah jelas, tapi kenapa malam itu tidak ditangkap. Prosesnya lama, terus dikonfrontir lagi, akhirnya sekarang saya sudah tidak peduli lagi.
Mau ditutup, ya ditutup saja masalah ini, karena yang difitnah itu orang tua aku dan sudah meninggal. Kalau bapak aku belum meninggal aku habisi benar dia. Cuma mau dibilang apa, proses di kepolisian begitu. Kalau polisi mau diungkap, IP addressnya ada, mereka itu (@TrioMacan2000) pakai iPad, satu orang pakai iPad.

Kasus apa saja yang dilaporkan ke polisi?
Saya laporkan soal kasus pemukulan yang dialami adik saya. Di sana saya tanya Raden Nuh kenapa fitnah saya, tapi dia tetap tidak mengaku.
Tapi dalam laporan saya ke polisi, karena kasus pemukulan, tidak ke subtansi fitnah yang dia lakukan. Karena pelaporan itu masuk ke pasal penganiayaan. Cuma lucunya dia berkelit dan menuduh balik bahwa adik angkat saya memukul teman-temannya Raden Nuh yang tinggi besar. Apa mungkin,adik saya yang badan kecil memukuli orang-orang yang berbadan besar. Dia bilangnya satu lawan tiga, tapi kenapa dia tidak sekalian bilang aku juga ikut pemukulan, karena saya juga ada di situ. Ini kan manipulasi. Di sana saya tidak terlibat pemukulan, malah teman-temannya yang mau memukul saya. Saat itu teman-temannya sudah tarik kerah baju saya, lalu saya bilang kalau berani pukul saja, tapi tidak berani dia. Tapi ketika kerah saya ditarik oleh mereka, adik saya membela saya. Lalu dia yang dipukuli oleh mereka bertiga, Benny Kusbandoro, Kusharjono, dan Raden Nuh. Saya malah tidak diapa-apakan, kan jadinya lucu.
[Dalam salah satu tweet-nya bulan Juni 2012,akun @TrioMacan2000 mengakui pertengkaran itu, dan mengakui mereka yang bertengkar dengan Umar Syadat adalah admin @TrioMacan2000].

Bagaimana perkembangan laporan Anda di kepolisian?
Saya sudah tidak tahu lagi bagaimana perkembangannya, setelah bapak saya meninggal saya sudah tidak mengurusnya lagi. Mau diteruskan silakan, mau tidak diteruskan juga silakan. Pertama karena saya sudah kecewa proses penyelesaiannya yang lamban. Kedua karena bapak saya sudah meninggal jadi ya sudahlah. Saya juga sudah tidak peduli lagi. Sebenarnya pihak kepolisian harus cepat menangkap orang-orang seperti itu, karena akun anonim itu tidak bisa seenaknya saja mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang tidak benar. Kalau mau berpolitik yang gentle, face to face. Kalau tidak suka dengan seseorang, tunjukkan jati diri. Kalau saya tidak suka dengan seseorang, maka saya akan tweet melalui akun pribadi saya yang jelas siapa orangnya. Tapi inikan tidak, berlindung di balik akun anonim, dibayar pula. Pertanyaan sederhana, apa ada orang bekerja 24 jam tanpa dibayar, kalau cuma sendirian bisa mati, yang pasti akun @TrioMacan2000 itu tidak sendiri tapi rombongan dari beberapa orang.


Abdul Rasyid


Syahganda Nainggolan

Siapa saja admin @TrioMacan2000?
Dari pengakuan Raden Nuh, ada Abdul Rasyid tapi sudah tidak lagi. Ada Syahganda Nainggolan, juga sudah tidak lagi. Ada Benny Kusbandoro, Kusharjono. Ada Pinen, Buyung, yang saya tidak tahu siapa dia. Pokoknya dari pengakuan Raden Nuh ada sekitar 20 orang yang menjadi admin dari akun @TrioMacan2000.

Tanggapan tentang kinerja kepolisian?
Saya sudah tidak peduli dan sudah hopeless. Harapan saya dari Polda Metro Jaya atau Mabes Polri kalau memang serius ingin menyelesaikan kasus akun anonim ini, saya bersedia menjadi saksi. Terlebih pada kasus akun @TrioMacan2000 ini, lengkap kok bukti saya kalau mereka @TrioMacan2000, semua tweet kronologis tentang pertempuran itu masih saya simpan. Saya tidak tahu polisi serius atau tidak menyelesaikan masalah akun anonim. Kalau sudah dilacak dan sudah didapat IP address-nya langsung tangkap.
Kalau memang sudah tahu siapa pemilik akun anonim langsung saja diungkapkan, jangan hanya bilang akan mengungkap-ungkap saja. Sebenarnya ini hanya tinggal menunggu keseriusan kepolisian, jangan setengah hati.

Setelah Anda menemui Raden Nuh, apakah masih tetap diserang oleh akun @TrioMacan2000?
Sudah tidak, takutlah dia sekarang. Dia juga sudah minta maaf. Saat pelaporan ke polisi saya tidak mau dua isu. Sebenarnya bisa saja dia saya laporkan dengan tuduhan pencemaran nama baik, tapi saya konsentrasi ke kasus pemukulan terhadap adik saya. Karena saya ingin Raden Nuh segera ditangkap dengan pasal penganiayaan. Bisa saja kemarin dulu saya laporkan dua pasal, tapi saya mau dia kena pasal penganiayaan. Intinya akun @TrioMacan2000 adalah akun segala fitnah.
http://sorot.news.viva.co.id/news/re...triomacan2000-

Quote:
Adik Staf Khusus Mendagri Dipukuli Pemilik Akun @Triomacan2000
Sabtu, 30 Juni 2012 | 19:34

Akun Twitter @triomacan2000 (sumber: Beritasatu.com)
"Saya tengah makan steak di depan RS Salemba, di situ ada Raden Nuh." Adik Umar Syadat, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri, dipukul Raden Nuh, salah satu pemilik akun @triomacan2000, di sekitar Rumah Sakit Salemba, Jakarta, Sabtu (30/6). "Saya tengah makan steak di depan RS Salemba, di situ ada Raden Nuh," kata Umar kepada Beritasatu.com. "Saya langsung sapa dia, 'hey kau pemiliki trio macan?' Nuh pun langsung menjawab, iya kau mau apa, mau foto? saya jawab iya," papar Umar.

Namun, menurut Umar, dirinya tidak betul-betul mengambil wajah Nuh. "Saya memang mengarahkan kamera, tapi tidak langusung ke wajah Nuh, cuma ke tembok. Di situ, dua teman Nuh langsung menghampiri, memegang kerah dan menyakar tangan saya," ujar Umar. Melihat kondisi tersebut, adik angkat Umar, Judika Gultom datang membantu. Nahas, Judika justru menjadi korban pengeroyokan. "Melihat saya terpojok, Judika datang membantu. Ia mencoba melerai, tapi justru menjadi korban pemukulan dan pengeroyokan," jelas Umar.

Kini, terang Umar, kasus pengeroyokan tersebut telah dilaporkan ke Polres Jakarta Pusat. "Kami telah melakukan visum dan sudah melaporkan hal itu ke Polres Jakarta Pusat," tegas Umar.
http://www.beritasatu.com/nasional/5...macan2000.html

Ini Dia Kicauan Triomacan2000 Soal Kisruh dengan Staf Mendagri
Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Sabtu, 30/06/2012 22:05 WIB

Jakarta - Salah satu pemilik akun twitter @triomacan2000 disebut sebagai Raden Nuh. Nah, Raden ini yang terlibat keributan dengan staf khusus Mendagri, Umar Syadat Hasibuan. Umar melaporkan Raden ke Polres Jakarta Pusat atas dugaan penganiayaan. Peristiwa penganiayaan itu terjadi di RS Husni Thamrin, Jakarta, Sabtu (30/6/2012). Umar bercerita adiknya dipukuli Raden dan teman-temannya. Pertikaian itu bermula ketika Umar hendak mengambil foto tapi dilarang. Umar bertemu Raden dan teman-temannya untuk meluruskan kicauan @triomacan2000 soal keluarganya.

Sayangnya Raden yang coba dikonfirmas detikcom lewat telepon selulernya tidak merespon. Saat dicoba dimintai konfirmasi lewat twitter pun akun @triomacan2000 tidak membalas. Namun lewat kicauannya, @triomacan2000 memberi pernyataan soal insiden itu: "Eng ing eeng...saya informasikan ttg kejadian td di sekitar RS tempat ibu saya di rawat. Ada perkelahian kecil akibat salah paham. Ketika kami sedang minum& makan di sebuah cafe depan RS, tiba2 datang Dr. Umar Syadat Hasibuan, staf khusus mendagri bersama2 teman2nya," demikian kicauan twitter @triomacan, Sabtu (30/6/2012).

Diceritakannya, Umar Syadat mengatakan akan berkunjung ke RS Salemba menjenguk ibu Raden Nuh yang sedang dirawat. Umar Syadat mengaku ingin menyelesaikan urusan dengannya. "Sekitar pukul 17.00 Dr. Umar Syadat (staf khusus mendagri) tiba2 masuk ke cafe tempat kami minum dan istirahat. Kami sapa beliau baik2 Tiba2 DR. Umar Syadat mengarahkan kamera blackberry nya ke arah kami. Kami kaget. Dan larang dia ambil foto tanpa izin kami," kicaunya.

Meski dilarang, rupanya Umar tetap mengambil foto. Pemilik akun twitter triomacan2000 lalu mendatangi Umar yang datang bersama beberapa temannya. Kekacauan pun terjadi. "DR. Umar syadat bantah dia ambil foto dan bilang bhw hasil fotonya jelek alias gagal. Saya hampiri beliau. Namun tiba2 temannya berdiri. Temannya yg tidak kenal berdiri mendekat dan mau memukul kami. Sementara temannyanyg satu lagi sedang berada di toilet," kicaunya lagi.

Rekannya lalu mencegah teman Umar memukul. Menurut cerita versi triomacan2000, rekannya dipukul sampai terjengkang. "Setelah jatuh dan terkena kursi, kami dikejar oleh teman DR. Umar Syadat, dia pukul kami tapi luput dan kami balas memukul. Terjadi perkelahian fisik antara kami dengan teman Dr. Umar Syadat. Kemudian teman Umar Syadat yg lain keluar dari toilet," ungkap triomacan2000.

Umar kemudian menelepon teman-temannya. Tak lama belasan teman Umar, menurut triomacan2000, datang mengepung. "Ditengah2 kepungan tersebut, kami dituduh yg memulai perkelahian tersebut. Umar Syadat cs memaksa kami akui sbg pihak yg memulai. Ditengah2 kepungan tersebut, kami dituduh yg memulai perkelahian tersebut. Umar Syadat cs memaksa kami akui sbg pihak yg memulai ," tulisnya. "beliau tuduh kami telah menganiaya temannya dgn bukti baju kaos yg robek. Pdhl itu robek disebabkan krna kami tahan/ tarik menarik Kami menarik baju teman Umar Syadat karena dia tiba2 memukul dan mendorong kami sampai terjatuh dan bermaksud mengejar utk pukul lagi," lanjutnya.

Triomacan2000 kemudian terpaksa mengalah. Keduanya kemudian ditahan agar tidak pergi dan dipaksa menyerahkan KTP. "Kami meski dibawah intimidasi tetao tdk mau serahkan KTP krna mereka bukan pihak yg berwajib serta tdk jelas dasar hukumnya Pada saat kami ditahan/sandera oleh belasan orang teman2 DR. Umar Syadar Hasibuan, tiba2 datang seorang yg mengakui jaksa Kejari Jakpus Jaksa itu mengaku bernama Bapak Fandi yg jg adik kandung Dr. Umar Syadat. Ketika kami minta lihat ID atau kartu nama dia bilang tdk ada," kisahnya.

Umar lalu mencatat nama dan nomor KTP keduanya. Kemudian melaporkan keduanya karena penganiayaan. "Teman2 beliau tetap menahan dan sandera kami dgn tuduhan penganiayaan dan minta dicatat alamat dan KTP kami. Karena urgent harus menemui iBu kami yg sedang kritis di ICU kami terpaksa ikuti desakan mereka utk menuliskan nama dan alamat kami," pungkasnya.
http://news.detik..com/read/2012/06/...ri?nd771104bcj


-----------------------

Pasca Reformasi lalu, iklim kebebasan di negara kita memang luar biasa, orang boleh bicara dan ngomong apa saja, mengeluarkan isi perutnya lalu memuntahkannya pun boleh-boleh saja, apalagi kalau hanya di dunia maya (namanya juga maya, artinya dunia khayal, dunia imajinasi). Bahkan, Presiden SBY, orang paling dihormati di republik ini, sudah biasa di bully. Untung beliau termasuk orang yang sabar, dan tidak langsung main "karung' ala eyang Harto dulu. Di Indonesia saat ini, hanya satu yang tabu, yaitu berencana hendak melakukan makar kepada NKRI, termasuk kegiatan terorisme terhadap negara. Kalau sudah itu yang dilanggar, kayaknya kurang dari 12 jam, semua aparat intelejen dan keamanan di Republik ini akan memburu dan menciduk anda. Makanya selama triomacan@2000 ini masih tak memasuiki ranah yang berbau makar terhadap NKRI, dia akan aman-aman sajalah, apalagi hanya sebatas dunia maya, dunia khayal!